AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) ada tidaknya perbedaan kemampuan literasi sains peserta didik antara kelas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kebudayaan merti dusun dengan kelas model Direct Instruction. 2) pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kebudayaan merti dusun terhadap kemampuan literasi sains peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan the matching only pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini terdiri dari enam kelas VIII SMP Negeri yang berlokasi di Magelang. Sampel penelitian ini sebanyak 59 peserta didik yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi berupa observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes berupa soal pretest-posttest. Kualitas instrumen soal dianalisis menggunakan Model Rasch dengan INFIT MNSQ berkisar 0,77-1,33. Analisis data yang dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis berupa uji normalitas dan homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) ada perbedaan secara signifikan kemampuan literasi sains peserta didik antara kelas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) melalui kebudayaan merti dusun dengan kelas model pembelajaran Direct Instruction. 2) Ada pengaruh positif yang signifikan dengan hasil uji effect size sebesar 1,66 yang termasuk dalam kategori kuat terhadap kemampuan literasi sains. Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning (CTL), kebudayaan merti dusun, kemampuan literasi sains.
Copyrights © 2025