Pengabdian masyarakat merupakan salah satu contoh dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Obyek yang menjadi target dalam pengabdian masyarakat ini adalah warga Desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan informasi warga desa ini merupakan salah satu desa yang membudidayakan kacang merah sebagai salah satu komoditi pangan selain tembakau sebagai komoditi pertanian utama daerah tersebut. Warga menanam secara tumpang sari disela – sela tanaman tembakau atau jagung sebagai penghasilan tambahan. Kacang merah tersebut oleh masyarakat Desa Dlimoyo hanya di jual mentah saja dan harganya sangat murah ditingkat petani yaitu 18 ribu perkilo. Nilai ekonomis dari kacang merah dapat ditingkatkan dengan adanya inovasi pembuatan produk dari kacang merah/ red bean. Misalnya dapat dibuat makanan yang dapat menyehatkan tubuh terutama jantung seperti makanan ringan bars/ snack. Metode pengabdian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, rapat koordinasi tim pengabdian, kemudian dilakukan penyuluhan dengan metode pemaparan materi di balai desa Dlimoyo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Seperempat kilo kacang merah dicuci terlebih dahulu, direbus selama 5 menit, hancurkan dengan choper. Gula aren 75 gram di hancurkan. Siapkan semua bahan tambahan yan dibutuhkan seperti madu 3 sendok makan, bubuk kacang tanah 3 sendok dan kismis secukupnya. Campurkan seluruh bahan dalam baskom, aduk merata. Cetak adonan yang sudah jadi. Oven adonan pada suhu 250 ºC dalam waktu 15 menit. Adonan yang sudah matang dapat di potog-potong sesuai selera, bungkus dan tempatkan dalam wadah. Ibu – ibu PKK di desa Dlimoyo sangat antusias dengan pengabdian ini, hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan pada saat diskusi. Peserta pengabdian juga dapat mempraktekkan sendiri pembuatan red bean bar di rumah setelah pulang pengabdian
Copyrights © 2025