Al-Nadhair : Jurnal Kajian Fikih dan Ushul Fikih
Vol 4 No 01 (2025): Al-Nadhair

STANDARISASI TARJIH ANTARA AL-ASHLU WA AL-ZHAHĪR DALAM QAWĀ'ID FIQHIYYAH

Muhammad Sidqi (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2025

Abstract

Manusia secara kodrati memiliki beragam perasaan, termasuk keyakinan dan keraguan dalam bentuk yaqīn, ẓann, shakk, dan wahm. Dalam praktik kehidupan, terutama dalam ibadah dan muamalah, keyakinan (al-aṣhlu) sering kali berbenturan dengan sesuatu yang tampak lahiriah (al-ẓhāhir), yang meskipun tampak nyata, belum tentu bersifat pasti. Dalam Qawāʿid Fiqhiyyah, dikenal kaidah "al-yaqīn lā yuzālu bi al-shakk", yang menegaskan bahwa keyakinan tidak dapat digugurkan oleh keraguan. Namun dalam konteks tertentu, al-ẓhāhir juga dapat memiliki nilai hukum. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji standar tarjīḥ antara al-aṣhlu dan al-ẓhāhir agar penetapan hukum dapat dilakukan secara lebih proporsional dan metodologis. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif melalui pendekatan analisis dari karya Ulama’ salaf al-shalih, maka penelitian ini termasuk kategori penelitian kepustakaan (library research) untuk mendiskripsikan tentang standarisasi tarjih antara al-ashlu wa al-Ẓāhir dalam Qawāʿid Fiqhiyyah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Al-Ashlu diartikan sebagai al-qa'idah al-mustamirah atau al-istishab dan al-zhāhir adalah perkara yang bisa dilihat wujudnya atau suatu perkara yang lebih sering terjadi sedangkan Standarisasi tarjih antara al-Ashlu waal-zhāhir dikelompokkan menjadi lima bagian, yaitu: Pasti diunggulkan al-ashlu, pasti diunggulkan al-zhāhir, diunggulkan al-Ashlu menurut pendapat kuat, diunggulkan al-zhāhir menurut pendapat kuat dan keduanya tidak diunggulkan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Al-Nadhair

Publisher

Subject

Religion Education

Description

Jurnal Al-Nadhair diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Mahasantri Ma’had Aly MUDI, Samalanga, Indonesia. Jurnal ini berisi artikel penelitian fiqh dan ushul fiqh dengan distingsi ilhaq al-masail bi nadhairiha. Yaitu artikel yang menjawab problematika sosial-kultur aktual dengan merujuk ...