Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk perilaku, faktor penyebab dari individu dan eksternal serta dampak yang mempengaruhi hasil kerja, dan cara mengurangi prokrastinasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada prokrastinasi yang merupakan perilaku menunda pekerjaan dalam konteks kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi yang terjadi di PT G tidak selalu berdampak negatif. Sebagian karyawan menunda pekerjaan secara sengaja untuk meningkatkan hasil kerja (prokrastinasi fungsional), meskipun ada juga yang melakukannya karena rasa malas, beban kerja yang berlebih, kurang motivasi, atau gangguan lingkungan kerja (prokrastinasi disfungsional). Faktor internal dan eksternal seperti kontrol diri, stres, suasana kerja yang kurang kondusif dan sistem perusahaan yang tidak optimal, turut memengaruhi munculnya prokrastinasi dan berdampak buruk kepada karyawan. Strategi yang diterapkan oleh karyawan mencakup manajemen waktu, afirmasi diri, serta dukungan tim dan lingkungan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan dari sisi individu dan organisasi dalam mengatasi prokrastinasi kerja secara efektif.
Copyrights © 2025