Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dampak aktivitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat di kawasan Cipayung, Depok. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan TPA menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti pencemaran udara dari bau busuk sampah, pencemaran air sumur akibat rembesan air lindi, serangan serangga seperti nyamuk dan lalat, serta bencana banjir dan tanah longsor pada musim hujan. Permasalahan ini berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan hidup masyarakat. Meskipun demikian, TPA juga memberikan kontribusi sosial ekonomi karena menciptakan peluang kerja bagi warga sekitar, seperti menjadi pemulung atau pekerja pengelola sampah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan kerja sama antara pemerintah, pengelola TPA, dan masyarakat untuk mengurangi dampak negatif dan mewujudkan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025