Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh sistem informasi akuntansi, gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan kompleksitas tugas terhadap kinerja karyawan. Studi ini dilaksanakan pada salah satu cabang bank di Semarang dengan melibatkan seluruh karyawan sebagai responden. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam pengumpulan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut memiliki peran penting dalam membentuk kinerja karyawan. Temuan ini menekankan bahwa lingkungan kerja yang mendukung, pemanfaatan sistem informasi yang efektif, kepemimpinan yang adaptif, serta penugasan yang sesuai dengan kapasitas karyawan dapat berkontribusi pada pencapaian kinerja yang lebih optimal.
Copyrights © 2025