UMKM berperan penting dalam ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia. Data 2021 menunjukkan bahwa Provinsi Kepulauan Riau memiliki 76.217 UMKM, dengan peringkat ke-19. Salah satu UMKM, Divani Konveksi di Batam, didirikan pada 2014 dan bergerak di sektor tekstil. Namun, penjualan Divani Konveksi tidak stabil karena kurangnya variasi produk dalam hal warna, desain, dan bahan, sehingga target penjualan sering tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan produk gamis wanita berdasarkan preferensi konsumen melalui metode conjoint analysis, dengan 160 responden. Lima atribut utama yang mempengaruhi keputusan pembelian telah diidentifikasi, yaitu warna, bahan, desain, motif, dan ukuran. Warna adalah faktor paling penting, diikuti oleh bahan dan desain. Beberapa atribut belum terpenuhi oleh Divani Konveksi, seperti bahan katun dan satin, desain kaftan, serta motif bunga-bunga. Rekomendasi perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan produk dengan menyesuaikan atribut sesuai preferensi konsumen. Divani Konveksi juga disarankan untuk terus melakukan riset secara berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan preferensi konsumen yang berubah dari waktu ke waktu. Kata kunciāUMKM, gamis wanita, atribut, preferensi konsumen, Conjoint Analysis
Copyrights © 2025