Penelitian ini bertujuan untuk mengulas urgensi self-reward dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Self-reward, sebagai bentuk penghargaan diri atas usaha dan pencapaian, berperan dalam meningkatkan motivasi, mengurangi stres, serta memperbaiki kualitas emosi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada mahasiswa BKPI dari semester 1 hingga 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan self-reward bervariasi sesuai tingkat semester. Mahasiswa semester awal cenderung memilih kegiatan sederhana sebagai penghargaan, sedangkan mahasiswa semester akhir lebih fokus pada penghargaan produktif. Self-reward terbukti membantu mahasiswa mengelola stres, meningkatkan motivasi belajar, dan menjaga keseimbangan emosional. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, self-reward dapat menyebabkan penundaan atau pengeluaran berlebihan. Penelitian ini menegaskan pentingnya self-reward yang terencana untuk mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa secara holistik.
Copyrights © 2025