Berpikir yang baik, berkata yang baik, dan berbuat yang baik tentulah menjadi hal yang diinginkan oleh setiap manusia oleh karena itu perlunya pembentukan Sikap dan prilaku seseorang dengan menerapkan ajaran Tri Kaya Parisudha yang baik. Dalam agama Hindu, etika dinamakan “Susila” yang berasal dari dua suku kata yakni “Su” dan “Sila”. Su artinya baik dan sila berarti kebiasaan atau tingkah laku perbuatan manusia yang baik. Etika atau susila terdapat dalam Tri Kerangka dasar agama Hindu yaitu tattwa, etika, dan upacara, yang digunakan sebagai dasar pedoman umat Hindu. Etika adalah rasa cinta, kasih sayang dimana seseorang dapat menerima etika itu karena ia bisa mencintai dan menghargai orang lain sama seperti ia mencintai dan mengharagi dirinya sendiri. Etika sebagai landasan dalam kehidupan beragama yang terdapat dalam ajaran Tri Kaya Parisudha yaitu manacika parisudha, wacika parisudha, dan kayika parisudha. Dari ketiga bagian Tri Kaya Parisudha yang paling penting adalah Pikiran (manah), pikiranlah yang menentukan dan mempengaruhi cara manusia berbicara ataupun berbuat. Tujuan penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha adalah untuk mendalami atau lebih memahami nilai pendidikan etika siswa, yang diterapkan dalam ajaran Tri Kaya Parisudha. Hasil yang diharapkan dari penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha sebagai landasan Nilai Pendidikan Etika siswa adalah agar peserta didik menjadi orang yang memiliki prilaku, tata karma, karakter, sopan santun, disiplin, dan saling menghormati kepada orang yang lebih tua dan sesama temannya.
Copyrights © 2025