Manajemen kinerja dalam instansi pemerintah, khususnya di sektor keimigrasian, menuntut efektivitas kepemimpinan, komitmen organisasi yang tinggi, dan tingkat disiplin pegawai yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, komitmen organisasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui teknik wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen kepegawaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang inspiratif dan partisipatif meningkatkan loyalitas dan produktivitas pegawai, sementara komitmen organisasi yang kuat berkontribusi terhadap motivasi dan disiplin kerja yang lebih baik. Namun, tantangan seperti turnover pegawai, pelanggaran disiplin, serta kasus integritas masih menjadi hambatan serius dalam menjaga kualitas layanan publik. Disiplin kerja terbukti menjadi variabel penting yang memediasi hubungan antara kepemimpinan dan kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan efektivitas manajemen kinerja, organisasi perlu mengoptimalkan gaya kepemimpinan transformasional, memperkuat budaya komitmen, serta menerapkan sistem reward and punishment yang konsisten berbasis kinerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia di sektor keimigrasian, khususnya dalam membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi.
Copyrights © 2025