Pameran seni sering kali menjadi medan eksplorasi yang kompleks bagi sebuah analisis ideologi, terutama pada era kontemporer ini. Penelitian ini mencoba mengkaji pameran dengan tajuk "MindScape Gravity" yang diadakan di LAV Gallery Yogyakarta, yang dipresentasikan oleh Tiga Sekawan yaitu Adwin, Ryan, dan Indo. Pameran ini menjadi subjek penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana karya-karya seni yang dihadirkan mengkomunikasikan pesan-pesan dan nilai-nilai artistik serta estetka melalui analisis ideologi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mencoba mengabungkan beberapa teori yang relevan untuk mendalami aspek-aspek visual, naratif, dan ideologis yang terkandung dalam setiap karya. Melalui analisis mendalam, penelitian ini mencoba mengungkap hubungan antara konteks pameran, wacana yang dipilih dalam tema, dan interpretasi yang dihasilkan dari karya-karya seni lukis. Temuan dari penelitian ini secara spesifik merujuk pada ideologi yang dilihat dalam karya-karya ini menunjukkan bahwa para seniman memiliki kesadaran dan kegelisahan yang melekat, yang mengkatalisasi keterlibatan mereka dengan praktik sosial seni, Meskipun karya seni itu merupakan ungkapan, namun sebaliknya bahwa setiap ungkapan bukanlah suatu yang sebenarnya. Melalui analisis dengan kerangka ideologis dalam karya seni yang dipamerkan dalam pameran ini menggarisbawahi prevalensi narasi artistik yang diartikulasikan oleh pencipta, yang merefleksikan kehidupan dalam lingkungan sosiokultural.
Copyrights © 2025