Kajian ini membahas tentang penerapan perubahan terencana di Gabungan Kelompok Tani Patri Kalurahan Selopamioro, Bantul, DIY. Tujuan kajian untuk mengidentifikasi faktor pendorong dan faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik serta menganalisis perubahan terencana untuk optimalisasi pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik melalui force field analysis (FFA). Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan 10 informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan focus group discussion. Hasil analisis menunjukkan faktor pendorong diantaranya bahan melimpah, pengetahuan membuat dan kebiasaan menggunakan pupuk organik, adanya bahan pengemas pupuk organik, sedangkan faktor penghambat diantaranya peralatan kurang memadai, starter dirasa mahal, lamanya fermentasi, kurangnya pengetahuan tentang starter, rendahnya kesadaran pentingnya fermentasi, banyak petani berusia lanjut. Hasil menunjukkan faktor pendorong memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan faktor penghambat. Untuk itu, perlu dilakukan tujuh langkah perubahan terencana berdasarkan hasil analisis force field.
Copyrights © 2025