Penelitian ini menawarkan pendekatan integratif metode TAM untuk menganalisis bagaimana penggunaan OVO sebagai aplikasi fintech dapat meningkatkan inklusi keuangan di kalangan mahasiswa Prodi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Widya Dharma Pontianak. Sehingga tujuan yang hendak dicapai adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi penerimaan dan penggunaan OVO oleh mahasiswa, serta menganalisis kontribusi fintech dalam memperluas akses keuangan digital di lingkungan kampus. Penggunaan OVO yang dipersepsikan mudah dan bermanfaat secara signifikan meningkatkan sikap dan niat mahasiswa dalam menggunakan teknologi fintech yang berujung pada peningkatan inklusi keuangan. Oleh karena itu, pelaksanaan edukasi inklusi keuangan dan peningkatan kualitas layanan fintech sangat penting untuk mendorong inklusi keuangan di kalangan mahasiswa. Integrasi variabel-variabel pada metode TAM dengan inklusi keuangan sebagai faktor pendukung untuk analisis kuantitatif memperoleh hasil yaitu variabel perceived ease of use (PEOU) dan perceived usefulness (PU) berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menggunakan OVO. Sikap positif mahasiswa terhadap OVO berpengaruh signifikan terhadap niat mereka untuk menggunakan teknologi tersebut. Niat perilaku penggunaan OVO yang tinggi berkontribusi positif terhadap tingkat inklusi keuangan mahasiswa. Sehingga faktor-faktor tersebut menjadi prediktor kuat dalam meningkatkan inklusi keuangan karena dapat menjelaskan 68% variasi inklusi keuangan mahasiswa.
Copyrights © 2025