Masyarakat Lamaholot yang tersebar di wilayah Kabuaten Flores Timur dan Lembata, Provinsi NTT telah beragama sejak 5 abad yang lalu dengan mayoritas masyarakat beragama Katolik. Meskipun demikian, masyarakat masih saja mempunyai kepercayaan mitis-magis, yakni percaya pada suanggi. Karena itu, artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang suanggi dalam pandangan masyarakat Lamaholot dan pengaruhnya terhadap penghayatan iman Katolik. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Selain menggunakan teknik wawancara, penulis juga membuat studi kepustakaan. Penulis mencari dan membaca literatur-literatur yang berkaitan dengan tema tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat akan adanya suanggi masih kuat, meskipun kemajuan ilmu pengetahuan telah berkembang pesat dan masyarakat telah lama menganut agama Katolik. Karena itu, umat beriman diajak untuk hanya mengandalkan Tuhan dalam hidup sebab di luar Tuhan, tidak akan ada keselamatan.
Copyrights © 2025