Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahap implementasi kebijakan Sekolah Siaga Kependudukan di SMA N 1 Banguntapan, implementasi dari segi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 tahap implementasi yaitu tahap interpretasi, pengorganisasian dan aplikasi. Dalam proses implementasi komunikasi terjalin dua arah, sumber daya manusia kompeten, koordinasi lancar dan struktur birokrasi efisien. Faktor pendukung yaitu dukungan lebih dari guru dan fasilitas yang bagus. Faktor Penghambat yaitu terbatasnya anggaran sekolah, mahalnya biaya pengadaan fasilitas, serta kendala dalam mengintegrasikan materi kependudukan ke materi pelajaran.Kata Kunci : Sekolah Siaga Kependudukan, Implementasi Kebijakan, Pendidikan Formal
Copyrights © 2025