Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar modal usaha dan tenaga kerja dapat mempengaruhi tingkat produksi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Karawo. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang bersumber dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Gorontalo. Penelitian ini difokuskan kepada Industri kerajinan Karawo yang menjadi Binaan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, dengan jumlah binaan 120 Industri Kecil dan Menengah (IKM) Karawo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Modal usaha dan Tenaga kerja memberikan dampak positif terhadap Produksi Karawo. Keberhasilan peningkatan produksi Industri Kecil dan Menengah (IKM) karawo sangat bergantung pada pengelolaan yang efektif antara modal usaha dan tenaga kerja.Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar modal usaha dan tenaga kerja dapat mempengaruhi tingkat produksi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Karawo. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang bersumber dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian, dan Perdagangan Provinsi Gorontalo. Penelitian ini difokuskan kepada Industri kerajinan Karawo yang menjadi Binaan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, dengan jumlah binaan 120 Industri Kecil dan Menengah (IKM) Karawo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Modal usaha dan Tenaga kerja memberikan dampak positif terhadap Produksi Karawo. Keberhasilan peningkatan produksi Industri Kecil dan Menengah (IKM) karawo sangat bergantung pada pengelolaan yang efektif antara modal usaha dan tenaga kerja.
Copyrights © 2025