Bencana banjir adalah salah satu bencana alam yang sering terjadi dan dapat menyebabkan kerugian besar baik dari segi ekonomi maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kerentanan bencana banjir di Kecamatan Sembakung dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantiatif dengan teknik overlay pada SIG untuk menganalisis data yang diperoleh dari observasi lapangan dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Sembakung memiliki tingkat kerentanan banjir yang bervariasi berdasarkan empat aspek utama: kerentanan sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan. Data primer yang diperoleh dari observasi lapangan dan data sekunder dari literatur menunjukkan bahwa faktor dominan yang mempengaruhi tingkat kerentanan adalah kepadatan penduduk, kondisi topografi, dan penggunaan lahan. Dengan pemetaan kerentanan ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat dan berguna bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana banjir di Kecamatan Sembakung. Selain itu, hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi acuan untuk penelitian selanjutnya dalam bidang yang sama.
Copyrights © 2025