Pencari suaka yang datang ke Indonesia, khususnya di Aceh, terus meningkat seiring dengan dinamika politik dan konflik di negara asal mereka. Sebagai wilayah yang sering menjadi tujuan awal bagi para pencari suaka, Aceh menghadapi tantangan kompleks dalam penanganan mereka. Penelitian ini membahas kolaborasi antara Pemerintah Aceh dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, Imigrasi, organisasi internasional, dan masyarakat sipil dalam menangani pencari suaka di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis kebijakan, tantangan, serta efektivitas kerja sama dalam penyediaan perlindungan dan bantuan bagi pencari suaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya koordinasi dan sinergi antaraktor, masih ada kendala dalam hal regulasi, kapasitas sumber daya, serta keberlanjutan dukungan bagi para pencari suaka. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif yang lebih komprehensif untuk memastikan penanganan pencari suaka yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025