Label pangan dan informasi nilai gizi berperan penting dalam mendukung konsumen membuat keputusan pangan yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kebiasaan membaca label pangan dan pemahaman Informasi Nilai Gizi pada mahasiswa Program Studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan (SJMP), Sekolah Vokasi, IPB University. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan penyebaran kuesioner secara daring kepada 85 responden. Hasil menunjukkan bahwa responden memiliki kebiasaan membaca label pangan (91,8%), dan table ING (83,5%). Informasi yang paling sering diperhatikan adalah merek dagang (77,6%), tanggal kedaluwarsa (72,9%), dan logo halal (70,6%). Adapun komponen yang paling diperhatikan dalam tabel ING adalah gula (54,1%) dan vitamin/mineral (40%). Dalam hal ini, tingkat keterpaparan informasi berhubungan dengan pengetahuan dan kebiasaan membaca label. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi mengenai informasi nilai gizi, serta pentingnya pertimbangan implementasi sistem Front-of-Pack Nutrition Labeling (FoPNL) untuk meningkatkan keterbacaan dan pemahaman label oleh generasi muda.
Copyrights © 2025