Latar Belakang: Pada usia 6–24 bulan, pertumbuhan fisik bayi tetap berlangsung meskipun melambat, ditandai dengan peningkatan tinggi dan berat badan. Status kesehatan fisik dipengaruhi oleh sosial budaya, pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dan dukungan suami. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kesehatan fisik bayi.Metode: Penelitian ini bersifat korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya adalah ibu dengan bayi usia 6–24 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cibeureum Hilir, Kota Sukabumi. Sampel sebanyak 348 orang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan Chi-Square untuk bivariat dan regresi logistik biner untuk multivariat.Hasil: Hasil penelitian terdapat pengaruh sosial budaya, pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dukungan suami terhadap status kesehatan fisik bayi usia 6-24 bulan (p-value < 0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh simultan sosial budaya, pengetahuan ibu, pola pemberian makan, dukungan suami terhadap status kesehatan fisik bayi usia 6-24 bulan.
Copyrights © 2025