Anak-anak di usia sekolah mengalami masa pertumbuhan, yang memerlukan perhatian khusus dari orang tua dan masyarakat, terutama terkait dengan nutrisi mereka. Kuantitas dan kualitas nutrisi yang dikonsumsi oleh anak-anak usia sekolah dapat mempengaruhi pertumbuhannya. Oleh karena itu, status gizi seimbang berpegang erat terhadap kebutuhan kembang anak. Sarapan menjadi salah satu komponen utama dalam status gizi seimbang. Status gizi buruk dapat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi jajanan karena sangat rendah zat gizi yang diperlukan. Pengabdian kepada masyarakat dan penyuluhan dilakukan di SDN 2 Parakan dengan jumlah siswa siswi yang menjadi partisipan sebanyak 50 orang. Dengan menggunakan metode penyuluhan dan pemberian brosur dari hasil PKM menunjukkan 86% anak paham dan mengerti tentang penggolongan makanan, 64% anak paham dan mengerti tentang pentingnya minum air putih dan 87 % anak paham dan mengerti tentang definisi gizi seimbang. Harapan dilakukan penyuluhan ini adalah agar siswa siswi SDN 2 Parakan memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya asupan gizi seimbang guna mendukung perkembangan fisik dan kognitif yang optimal, dan membangun generasi yang lebih sehat serta berdaya saing tinggi.
Copyrights © 2025