Dalam konteks pendidikan Islam, pemberdayaan guru merupakan aspek krusial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Program Guru Mandiri yang dilaksanakan di Desa Santong bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru TPQ dalam pengajaran Al-Qur'an menggunakan metode Yanbu’a serta membekali mereka dengan keterampilan literasi digital. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan dalam program ini untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, hingga implementasi program. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan mengajar serta adopsi teknologi oleh para guru. Artikel ini membahas pendekatan, metode, dan dampak program dalam konteks penguatan pendidikan Islam berbasis masyarakat.
Copyrights © 2025