Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Swarga Bara Mitra Mandiri diharapkan mampu memperkuat perekonomian Desa Swarga Bara dengan memanfaatkan potensi desa. Namun, sejak dibentuk pada tahun 2018 BUMDes Swarga Bara Mitra Mandiri belum mampu mencapai tujuan tersebut meskipun memiliki potensi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauhmana BUMDes Swarga Bara Mitra Mandiri berperan dalam memperkuat ekonomi desa serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Melalui pendekatan kualitatif dan fokus penelitian yang mengacu pada teori efektivitas organisasi dari Steers, penelitian ini menemukan bahwa untuk memperkuat ekonomi desa, dibutuhkan upaya-upaya memperkuat kerjasama dan membangun kebersamaan pada seluruh lapisan masyarakat desa sebagai pendorong terbukanya akses pasar yang lebih baik untuk unit-unit usaha BUMDes Swarga Bara Mitra Mandiri. Sebab meskipun telah melakukan upaya penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengelolaan usaha berbasis potensi lokal, jumlah jenis usaha desa masih terbatas dan kontinuitas usahanya belum terjamin. Keterbatasan modal usaha, keterbatasan kualitas sumber daya manusia dalam hal pengelolaan usaha, kurang memadainya infrastruktur bidang transportasi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap peran strategis BUMDes, menjadi hambatan dalam efektivitas BUMDes Swarga Bara Mitra Mandiri.
Copyrights © 2025