Konsili Vatikan II dalam Sacrosantum Concilium telah menegaskan dan memberi garis pedoman dalam menempatkan musik dalam liturgi. Musik liturgi bukan sekedar sebagai selingan, tambahan atau dekorasi demi memeriahkan liturgi, melainkan sebagai bagian liturgi meriah yang sangat penting dan integral. Penelitian bertujuan untuk memahami peran musik liturgi dalam Gereja katolik khususnya dalam perayaan ekaristi. Penulisan ini menggunakan metode studi pustaka untuk melihat sejauh mana musik dipahami dalam berbagai pandangan dan melihat kedalaman peran music dalam membantu perkembangan iman umat. Musik liturgi dipahami peranya dalam tiga dimenasi, yaitu dimensi litugis, eklesiologi dan kristologi, sehingga mendorong siapapun yang berperan mulai dari paduan suara, dirigen, solis mazmur, penulis lagu untuk menempatkan music sesuai peranya. Gereja juga bisa menggubah nyanyain yang terinspirasi dari budaya setempat dan tetap mempertahnkan lagu gregorian dalam liturgi.
Copyrights © 2024