Cedera olahraga adalah aspek yang tidak dapat dihindari oleh atlet profesional dan amatir, yang berpotensi memengaruhi performa dan bahkan karier mereka. Pencegahan cedera adalah faktor kunci untuk menjaga atlet tetap aktif dan kompetitif. Skrining atau tes kebugaran berfungsi sebagai parameter penting untuk menilai kondisi kesehatan atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran screening dalam pencegahan cedera dan peningkatan performa atlet bulutangkis di Shamrock Badminton Club. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skrining yang terstruktur dan teratur memiliki potensi untuk mengidentifikasi kelemahan fisik dan risiko cedera sejak dini, sehingga program latihan dapat disesuaikan. Skrining juga diyakini dapat berkontribusi pada peningkatan performa atletik. Disarankan agar Shamrock Badminton Club menerapkan program skrining yang komprehensif sebagai bagian dari inisiatif pengembangan atlet.
Copyrights © 2025