Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai warisan budaya, baik yang tidak berwujud maupun yang berwujud. Kebudayaan nonmaterial merupakan kebudayaan yang diwariskan dari generasi sebelumnya yang bersifat abstrak. Kebudayaan material merupakan kebudayaan yang mengacu pada hasil karya yang dihasilkan dalam masyarakat. Kebudayaan objek dapat berupa wayang, batik, dan candi. Candi merupakan bangunan yang bernilai sejarah tinggi karena setiap ornamen di dalamnya mengandung cerita berharga yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna Ornamen Tapak Dara di Candi Dermo Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Ornamen candi bukan sekedar hiasan, melainkan simbol yang sarat makna dan mencerminkan nilai, kepercayaan, serta kehidupan sosial budaya masyarakat pada masa itu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen atau lambang Tapak Dara berupa lambang positif (+). Ornamen atau lambang Tapak Dara terdiri dari garis-garis vertikal dan horizontal serta memiliki makna simbolik yang dalam, mencerminkan keseimbangan, dan hubungan spiritual antara manusia, alam, dan Tuhan. Ornamen Tapak Dara juga memiliki nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai-nilai dalam ornamen ini erat kaitannya dengan kehidupan di masyarakat.
Copyrights © 2025