ABSTRACT This Best Practice aimed to overcome students’ difficulties in teaching-learning activities due to the differences in students' abilities to understand English learning and their tendency to form exclusive. Therefore, the teacher facilitated group work learning using the Project-Based Learning (PjBL) model with heterogeneous grouping. The research method employed a quantitative approach using observations and questionnaires. From the questionnaire results, 80% of students agreed that they could work well within their groups, 96% felt happy working in their groups even with peers they usually do not play with, and 62% believed they could improve their project outcomes, especially after seeing the results of other groups. It can be concluded that the implementation of PjBL using the gallery walk strategy can improve students' learning comprehension and enhance interaction among students in the classroom, who tend to form exclusive and passive groups. Heterogeneous groupings determined by the teacher and agreed-upon rules enabled students to learn to discuss and collaborate effectively, striving to perform their best in their projects. ABSTRAK Penulisan Best Practice ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam pengaplikasian pembelajaran yang disebabkan oleh perbedaan kemampuan pemahaman dan sikap kurang berbaur dalam kelas. Oleh sebab itu guru memfasilitasi pembelajaran group work menggunakan model PjBL dengan pengelompokan heterogenus. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan observasi dan angket. Dari hasil angket, sebesar 80% peserta didik setuju jika mereka bisa bekerja dengan baik dalam grup mereka, 96% peserta didik merasa senang bekerja dalam grup mereka, walaupun bersama teman yang tidak biasa bermain dengan mereka, 62% peserta didik merasa seharusnya mereka bisa lebih baik lagi dalam membuat proyek mereka, terlebih setelah melihat hasil dari kelompok lain.Jadi dapat disimpulkan bahwa dampak pelaksanaan PjBL menggunakan strategi gallery walk dapat meningkatkan pemahaman pembelajaran dan memperbaiki interaksi peserta didik di kelas yang cenderung berkelompok sendiri dan pasif. Kelompok yang ditentukan guru secara heterogenus dan adanya aturan yang disepakati bersama, peserta didik belajar untuk berdiskusi dan berdinamika dengan baik serta melakukan yang terbaik di proyek mereka.
Copyrights © 2025