Antisipasi terhadap perilaku amoral remaja dapat dilakukan dengan merefleksikan ajaran Agama Hindu. Salah satunya catur purusa artha yang merupakan salah satu materi pembelajaran kelas VIII yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dan reflektif maka pendidik menerapkan model pembelajaran problem based learning yang menuntun siswa menjadi aktif, kritis, dan analitis. Teori Kognitif yang dikemukakan Piaget digunakan untuk membedah pembahasan dalam artikel ini. Model penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data berupa observasi, hasil wawancara, dan studi dokumen. Tujuan penyusunan artikel ini untuk mengetahui landasan, tahapan, serta implikasi pendekatan berbasis masalah dalam pembelajaran catur purusa artha di SMP Negeri 01 Belitang III.
Copyrights © 2024