Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran manajemen mutu akreditasi dalam meningkatkan trust masyarakat yang berdampak pada meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di MTs. Sunan Ampel Kebet Lamongan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya akreditasi tidak hanya sebagai bentuk penilaian formal, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membangun reputasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, komite madrasah, serta perwakilan orang tua/wali murid; observasi terhadap kegiatan madrasah; dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu akreditasi di MTs. Sunan Ampel Kebet Lamongan dilakukan secara terstruktur melalui pemenuhan standar nasional pendidikan, peningkatan kompetensi guru, perbaikan sarana prasarana, serta penguatan komunikasi dengan masyarakat. Setelah memperoleh akreditasi “A”, madrasah ini mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pendaftar baru dan perubahan positif dalam persepsi masyarakat. Kepercayaan masyarakat yang meningkat terbukti menjadi faktor utama bertambahnya minat menyekolahkan anak di madrasah tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu akreditasi berperan penting tidak hanya sebagai proses administratif, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya mutu yang berdampak langsung pada reputasi dan kepercayaan publik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi madrasah dan sekolah lain dalam mengembangkan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Copyrights © 2025