Dalam dunia pendidikan pembelajaran IPA adalah suatu bidang ilmu yang memerlukan praktikum untuk pembuktian yang sistematis. Dalam mencapai pembelajaran yang mencakup tentang produk, proses, dan sikap ilmiah dibutuhkan praktikum dalam pembelajaran IPA. Berdasarkan dari hasil wawancara guru kelas IV bahwa di MI tersebut belum tersedia buku yang khusus untuk melakukan kegiatan praktikum sehingga siswa kurang termotivasi dan kurang memahami konsep dasar dalam melakukan kegiatan praktikum IPA. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diperlukan bahan ajar yang sesuai. Bahan ajar yang sesuai adalah lembar panduan praktikum IPA bebasis ketrampilam proses sains. Tujuan penelitian adalah: Untuk mengetahui kelayakan panduan praktikum IPA dalam meni ngkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa MI, Untuk mengetahui keefetifan panduan praktikum pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model Pengembangan yang digunakan adalah 4-D (Define, Design, Development, Disseminate) Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Sabilillah Tanjung. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Teknis analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Proses pengembangan panduan praktikum IPA berbasis keterampilan proses sains terdapat empat tahap yaitu pendefinisian, perancangan produk, pengembangan produk, penyebaran produk. Kelayakan dan keefektifan panduan praktikum IPA berbasis keterampilan proses sains terbukti sangat layak dengan hasil validasi dari validator ahli materi 92%, ahli desain 93%, respon guru 85% dan respon siswa 74%, dan dengan hasil keefektifan 78% efektif untuk digunakan pada proses kegiatan belajar mengajar terutama pada kegiatan praktek IPA.
Copyrights © 2025