Latar belakang: Lansia atau biasa dijuluki dengan lanjut usia merupakan individu yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun Proses penuaan dalam kehidupan manusia adalah sesuatu yang alami dan akan dialami oleh semua orang yang diberikan umur panjang, dengan cepat atau lambatnya proses tersebut tergantung pada masing-masing individu. Jatuh pada lansia dapat mempengaruhi kesejahteraan kesehatan lanjut usia dalam jangka panjang, hal ini terjadi karena lansia yang mengalami jatuh akan mengalami keterbatasan kemampuan activity daily living (ADL), disability, kehilangan kemampuan dalam berpindah, mengalami penurunan kualitas hidup serta berpotensi besar untuk mengalami jatuh berulang. Tujuan penelitian : Untuk menganalisis faktor resiko terjatuh pada lansia di posyandu Yudistira kota Malang Metode penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional deskriptif, Populasi yang digunakan adalah lansia dari Posyandu Rw 03 Kelurahan Pandanwangi Kota Malang dengan total 12 orang . Dalam penelitian ini, data dikumpulkan menggunakan test keseimbangan berupa TUG atau Times Up And Go Test serta lembar observasi gangguan kemampuan berjalan, dan kuisioner riwayat penyakit yang pernah diderita oleh lansia. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas lansia yang beraktivitas sedang memiliki fungsi fisik yang rendah yang berpengaruh pada keseimbangan pada lansia yang digambarkan melalui pemeriksaan TUG dan menunjukan bahwa lansia dengan resiko jatuh tinggi
Copyrights © 2025