Sumber daya pertanian merupakan elemen vital dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di wilayah yang bergantung pada irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air irigasi dan merancang sistem saluran irigasi sederhana di Kecamatan Way Huwi, Kabupaten Lampung Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menganalisis data hidrologi dan klimatologi, meliputi curah hujan, evapotranspirasi, perkolasi, dan efisiensi saluran irigasi. Estimasi kebutuhan air dilakukan pada tahap persiapan lahan dan berbagai fase pertumbuhan tanaman padi. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan air tertinggi terjadi pada tahap persiapan lahan (Januari) sebesar 8,52 mm/hari, diikuti fase pembuahan (Maret) sebesar 6,89 mm/hari, dan terendah pada fase awal pertumbuhan (Februari) sebesar 5,78 mm/hari. Berdasarkan hasil tersebut, dirancang saluran irigasi sederhana dengan dimensi lebar dasar 1 m, tinggi muka air 1 m, dan kemiringan saluran 1,5%, menghasilkan penampang basah 2,5 m². Perhitungan kapasitas saluran menghasilkan debit sebesar 3,19 m³/s, yang mampu memenuhi kebutuhan total debit irigasi sebesar 3,004 m³/s untuk lahan seluas 2.782 hektar. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain saluran irigasi yang direncanakan layak secara teknis dan dapat mendukung pengelolaan air yang efisien serta adaptif terhadap kebutuhan irigasi setempat.
Copyrights © 2025