Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor pertambangan timah dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertambangan timah memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kemiskinan, yang berarti semakin tinggi ekspor timah, semakin rendah tingkat kemiskinan. Namun, pengaruh IPM terhadap kemiskinan cenderung tidak signifikan, yang mengindikasikan bahwa meskipun IPM mencerminkan perbaikan kualitas hidup dalam pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, distribusi pembangunan yang tidak merata di daerah tertentu menghambat pengurangan kemiskinan. Oleh karena itu, untuk lebih menekan angka kemiskinan di provinsi ini, diperlukan kebijakan yang lebih holistik dengan fokus pada pemerataan pembangunan dan pengembangan sektor industri hilir dari pertambangan timah
Copyrights © 2025