Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh determinan faktor-faktor makro ekonomi, khususnya inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi dan indeks S&P500, terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah 7 (tujuh) tahun dengan data time series bulanan, mulai dari Januari 2017 hingga Desember 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan metode kuantitatif. Objek pada penelitian ini yaitu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi, dan indeks S&P500. Data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil pengujian menggunakan teknik analisis Regresi Linier Berganda ini menunjukkan bahwa inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi dan indeks S&P500 secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Secara parsial, inflasi, nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG, sedangkan indeks S&P500 memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan kepada IHSG pada periode Januari 2017 – Desember 2023. Artinya, setiap kenaikan atau penurunan nilai inflasi, nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan kenaikan atau penurunan nilai IHSG. Sedangkan setiap kenaikan atau penurunan nilai indeks S&P500 cenderung tidak memengaruhi setiap kenaikan maupun penurunan nilai IHSG.
Copyrights © 2025