Situs warisan budaya Benteng Indrapatra yang terletak di wilayah pesisir Aceh Besar, Indonesia, merupakan peninggalan dari masa pengaruh Hindu. Kondisi benteng yang semakin menurun berdampak negatif terhadap upaya pelestariannya. Ketiadaan strategi perawatan, kelalaian yang berkelanjutan, serta minimnya upaya pelestarian dari instansi pemerintah terkait mengakibatkan tidak adanya inisiatif pelestarian yang signifikan terhadap benteng ini. Artikel ini berupaya merumuskan inisiatif pelestarian yang tepat guna menjamin keberlanjutan benteng. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi komparatif terhadap inisiatif pelestarian situs budaya lokal di Candi Borobudur dan Benteng Rotterdam. Data primer dan sekunder dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan rekomendasi inisiatif pelestarian Benteng Indrapatra yang dapat diimplementasikan secara praktis melalui aspek fisik (tangible) dan non-fisik (intangible). Inisiatif fisik meliputi rekonstruksi struktur dan elemen benteng yang rusak menggunakan material serupa, disertai dengan strategi pemeliharaan yang memadai. Sementara itu, inisiatif non-fisik meliputi pertunjukan seni, festival tahunan, serta penyediaan pemandu wisata.
Copyrights © 2023