Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya guru dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak berusia 4-5 tahun di TK ABA Sekampung, Lampung Timur. Permasalahan yang dihadapi adalah adanya anak yang kesulitan dalam berinteraksi sosial dan mengelola emosi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas A yang terdiri dari 12 anak (7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggali informasi mendalam melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima upaya utama yang diterapkan oleh guru yaitu 1) permainan kolaboratif, 2) kegiatan seni, 3) diskusi kelompok, 4) penggunaan buku cerita, dan 5) pembelajaran berbasis proyek membantu anak-anak dalam mengekspresikan dan mengelola emosi, serta meningkatkan keterampilan sosial mereka. Dengan pendekatan ini, TK ABA Sekampung berhasil menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan sosial emosional anak, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan sosial di masa depan.
Copyrights © 2025