Artikel ini mengeksplorasi pemikiran politik Islam Sukarno dan relevansinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Sukarno, sebagai salah satu tokoh pendiri bangsa dan Presiden pertama Indonesia, memiliki pandangan yang unik dan integratif mengenai peran Islam dalam politik. Ia memandang Islam bukan hanya sebagai agama, tetapi juga sebagai ideologi yang dapat berkontribusi pada pembangunan nasional dan pembentukan identitas kebangsaan. Dengan pendekatan historis dan analitis, artikel ini menelusuri bagaimana Sukarno memadukan prinsip- prinsip Islam dengan konsep kebangsaan dan kenegaraan. Selain itu, artikel ini juga menilai relevansi pemikiran Sukarno dalam konteks modern Indonesia, di mana isu-isu seperti pluralisme, demokrasi, dan toleransi beragama terus menjadi tantangan utama. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemikiran politik Islam Sukarno masih memiliki nilai signifikan dalam upaya memperkuat kesatuan nasional dan membangun sistem politik yang inklusif dan berkeadilan.
Copyrights © 2025