Penelitian ini menganalisis program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali terhadap peningkatan kinerja pegawai. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, penelitian ini mengidentifikasi jenis pelatihan yang diberikan (perpajakan, teknologi informasi, manajemen & kepemimpinan, pelayanan publik), metode pelatihan yang digunakan (OJT, off-the-job training, e-learning), dan kendala yang dihadapi (anggaran, kualitas instruktur, partisipasi pegawai, relevansi pelatihan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan berpotensi meningkatkan kinerja pegawai, yang terukur melalui peningkatan produktivitas, efisiensi, dan kepuasan wajib pajak. Namun, keberhasilan program ini bergantung pada faktor-faktor seperti ketersediaan anggaran, kualitas instruktur, partisipasi aktif pegawai, dan relevansi pelatihan dengan kebutuhan aktual. Penelitian menyarankan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program dan penyesuaian yang diperlukan. Keywords: Pelatihan, Pengembangan, Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
Copyrights © 2025