Pengukuran kinerja yang efektif merupakan elemen penting dalam memastikan keberhasilan implementasi strategi organisasi. Penelitian ini mengintegrasikan kerangka Balanced Scorecard (BSC) dengan Analytic Network Process (ANP) untuk mengevaluasi kinerja penyedia jasa logistik secara komprehensif. Metode ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan BSC tradisional dengan memperhitungkan hubungan timbal balik dan saling ketergantungan antar indikator kinerja. Proses analisis melibatkan penentuan bobot prioritas menggunakan perbandingan berpasangan (pairwise comparison), yang dilakukan melalui perangkat lunak ANP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator "Karyawan Dedikatif" memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja organisasi, diikuti oleh "Pertumbuhan Penjualan" dan "Efisiensi Biaya Operasional". Sementara itu, indikator "Kapabilitas Transportasi" dan "Kualitas Produk/Servis" berada pada prioritas terendah. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat aspek sumber daya manusia dan efisiensi finansial untuk meningkatkan daya saing penyedia jasa logistik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengembangkan pendekatan holistik untuk pengukuran kinerja strategis, sekaligus menawarkan kerangka kerja yang aplikatif bagi manajer dalam merancang strategi organisasi berbasis data. Selain itu, integrasi BSC dan ANP terbukti efektif dalam menangkap dinamika hubungan kompleks antar elemen strategis, sehingga menghasilkan wawasan yang lebih mendalam untuk pengambilan keputusan.
Copyrights © 2025