Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara penyebaran dan konsumsi konten dakwah Islam di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena konsumsi konten dakwah digital di kalangan mahasiswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dengan mengikuti pedoman PRISMA, penelitian ini mengidentifikasi, menyaring, dan menganalisis 9 artikel ilmiah yang relevan dengan topik konsumsi konten dakwah digital di kalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi platform utama dalam konsumsi konten dakwah digital oleh mahasiswa, dengan preferensi terhadap konten yang singkat, visual, dan interaktif. Faktor-faktor yang memengaruhi pola konsumsi konten dakwah digital antara lain kredibilitas dai digital, relevansi konten dengan kehidupan mahasiswa, dan kemudahan akses. Sementara itu, dampak positif konsumsi konten dakwah digital meliputi peningkatan literasi keagamaan, pembentukan identitas Muslim, dan penguatan pemahaman nilai-nilai keislaman. Namun, terdapat juga tantangan berupa potensi paparan konten ekstremisme, polarisasi pandangan keagamaan, dan kurangnya verifikasi sumber. Untuk mengoptimalkan pemanfaatan dakwah digital, diperlukan pendekatan literasi digital keagamaan yang lebih komprehensif bagi mahasiswa, peningkatan kualitas konten dakwah digital, serta kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi keagamaan, dan platform digital. Dengan strategi yang tepat, konten dakwah digital dapat menjadi instrumen efektif dalam penguatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025