Pelepah daun Pinang merupakan merupakan limbah dari perkebunan Pinang yang dewasa ini belum banyak dimanfaatkan di provinsi Aceh. Pelepah daun Pinang mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin yang sangat memungkinkan dikembangkan menjadi produk yang bernilai ekonomis, hegienis dan sangat ramah lingkungan seperti piring. Proses pencetakan piring dari pelepah Pinang membutuhkan alat pencetak dengan perlakuan pemanasan dan penekanan untuk membentuk produk sesuai dimensi yang diinginkan. Desain cetakan (Mold dan Dies) sangat mepengaruhi hasil, ukuran, dimensi, dan bentuk produk akhir. Perkembangan teknologi manufaktur dengan adanya mesin Computer Numerical Controlled (CNC) memberikan peluang bagi pengembangan produk-produk dari pelepah Pinang dengan fabrikasi Mold dan Dies yang lebih presisi, akurat dan cepat. Penelitian sebelumnya telah menghasilkan alat pencetak piring dari pelepah Pinang menggunakan Mold dan Dies yang dibuat secara pemesinan manual tanpa kajian kepresisian, derajad kemiringan sudut dan analisis kekasaran permukaan. Belum tersedianya Mold dan Dies dipasaran lokal menyebabkan petani belum dapat memanfaatkan potensi pelepah Pinang sebagai produk organik bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk memfabrikasi Mold dan Dies pencetak piring bulat dari pelepah Pinang dengan dimensi Ø260 mm, kedalaman 20 mm dan sudut kemiringan 450 dari material Aluminium seri 5020 menggunakan mesin CNC milling VMC-50E. Proses fabrikasi meliputi desain CAD, pembuatan program NC-Code, simulasi, proses pemesinan, dan pengujian kekasaran permukaan. Hasil penelitian menunjukkan Mold dan Dies yang dihasilkan memiliki keakuratan dimensi sesuai desain. Nilai rata-rata kekasaran Mold dan Dies memenuhi tingkat kekasaran N5 (0,2-0,4 μm Ra). Produk ini dapat digunakan untuk memproduksi piring dari pelepah Pinang yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Copyrights © 2025