Restrukturisasi organisasi yang dipicu oleh perubahan kepemimpinan berdampak besar terhadap struktur, alur kerja, dan budaya dalam institusi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber daya organisasi dan kondisi psikologis yang berkaitan dengan perubahan yaitu kebermaknaan perubahan, rasa aman secara psikologis, dan efikasi diri terhadap perilaku kerja proaktif, dengan change engagement sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain potong lintang dan penjelasan kausal. Data diperoleh dari 400 responden valid melalui survei daring. Teknik analisis dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Alat ukur yang digunakan mengacu pada skala yang telah divalidasi oleh Albrecht et al. (2022; 2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya organisasi berpengaruh positif terhadap sumber daya pekerjaan, yang pada gilirannya meningkatkan keterlibatan dalam perubahan. Rasa aman secara psikologis dan efikasi diri memiliki pengaruh signifikan terhadap engagement, sedangkan kebermaknaan perubahan menunjukkan pengaruh yang terbatas. Change engagement terbukti memediasi secara kuat hubungan antara faktor organisasi dan psikologis dengan perilaku kerja proaktif. Temuan ini mendukung model change engagement dan menekankan pentingnya dukungan struktural dan psikologis dalam proses perubahan di sektor publik.
Copyrights © 2025