Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keluarga Batak kristiani di Kota jambi untuk memahmi gaya kepemimpinan Yesus sebagai model kepemimpinan dalam keluarga. Dengan demikian sasaran dari PKM ini adalah keluarga-keluarga Batak kristiani yang ada di Kota Jambi. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah ceramah dengan tiga Tahap yakni penyampaian materi terkait servant leadership sebagai gaya kepemimpinan Yesus, tanya jawab dan sharing, dan evaluasi. Untuk evaluasi disebarkan dua kuesioner. Kuesioner pertama bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi ceramah. Kuesioner kedua bertujuan untuk mengetahui penerapan gaya kepemimpinan Yesus servant leadership sebagai model kepemimpinan dalam keluarga dan untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dialami peserta dalam menarapkan gaya kepemimpinan tersebut. Hasil kuesioner pertama menunjukkan bahwa Sebagian besar peserta memahami gaya kepemimpinan Yesus servant leadership sebagai model kepemimpinan dalam keluarga. Sedangkan kuesioner kedua menghasilkan bahwa sebagian besar peserta berusaha menerapkan gaya kepemimpinan Yesus tersebut dalam memimpin keluarga. Namun, mereka mengalami hambatan dalam menerapkannya. Hambatan-hambatan tersebut antara lain adalah sulitnya penerapan teori ke dalam praktek, adanya perbedaan pandangan antara suami dan istri tentang konsep servant leadership, masih kuatnya pengaruh konsep kepemimpinan tradisional.
Copyrights © 2025