Studi ini mengeksplorasi bagaimana komunikasi politik dan opini publik dibentuk melalui respons netizen terhadap debat presiden kelima tahun 2024 di platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Media sosial telah menjadi ruang dinamis bagi wacana politik, yang memungkinkan publik untuk secara langsung mengungkapkan pendapat dan membentuk persepsi kolektif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis konten, penelitian ini mengumpulkan data dari unggahan yang berisi tagar relevan selama dan setelah debat. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa netizen secara aktif mengungkapkan pendapat yang beragam, dengan topik dominan meliputi kinerja kandidat, isu kebijakan, dan gaya komunikasi. Sentimen publik terpolarisasi, yang mencerminkan perpecahan politik yang tajam. Studi ini menyoroti peran penting media sosial sebagai alat komunikasi politik dan indikator opini publik di era digital.
Copyrights © 2025