Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan karakter bagi santri Generasi Z (santri) di pondok pesantren khalaf (modern). Generasi Z merupakan generasi digital native yang menghadapi tantangan moral dan spiritual yang unik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini dilakukan di sebuah pesantren modern di Jawa Barat, Indonesia. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pesantren tersebut telah menerapkan sistem pendidikan karakter terstruktur yang memadukan nilai-nilai Islam klasik dengan strategi berbasis digital. Pengembangan karakter dilakukan melalui program berorientasi nilai, proyek konten digital Islam, pendampingan personal, dialog reflektif, dan evaluasi portofolio karakter. Model integratif ini tidak hanya menanggapi tantangan moral era digital tetapi juga memberdayakan santri untuk menjadi agen moral di ruang virtual. Penelitian ini memberikan kontribusi pendekatan baru terhadap pendidikan Islam dengan memadukan pembentukan karakter tradisional dengan manajemen digital modern, memastikan bahwa pesantren tetap relevan dan berdampak dalam membentuk integritas moral Generasi Z.
Copyrights © 2025