Penurunan pendapatan pedagang dan jumlah pengunjung setelah terjadinya wabah Covid-19 telah menimbulkan masalah keberlanjutan yang signifikan bagi Pasar Karang Joang di Kota Balikpapan. Penelitian ini menggunakan strategi manajemen POAC (Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, dan Pengawasan) yang bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan pasar Karang Joang di Kota Balikpapan berdasarkan fakotr-faktor yang telah diuraikan oleh peneliti terdahulu. Untuk mendapatkan informasi dari pengelola pasar, digunakan teknik penelitian kualitatif seperti observasi dan wawancara. Faktor utama yang menjadi penyebab terhambatnya keberlanjutan pasar Karang Joang meliputi kondisi dan akses jalan yang kurang strategis sehingga , insfrastruktur yang tidak memadai dan pendapatan pedagang yang menurun sehingga mengancam keberlangsungan operasional pasar. Temuan studi ini menunjukkan bahwa untuk mengatasi faktor utama tersebut dapat difasilitasi melalui perencanaan jangka panjang dengan pemindahan pasar Loak Besi dan pembangunan fasilitas hiburan. Untuk mendukung tujuan tersebut pemerintah setempat melakukan komunikasi melalui pendekatan intensif terhadap Masyarakat sekitar, dan pedagang. Terlibatnya komunitas lokal sangat penting untuk menunjang keberhasilan dalam meningkatkan pengunjung dan memperkenalkan Kembali citra pasar. Untuk memastikan tercapainya seluruh perencanaan yang telah dibuat, pemantauan rutin sangat penting untuk memantau dan mengevaluasi hasil pelaksanaan.
Copyrights © 2025