Pembangunan infrastruktur desa berperan penting dalam meningkatkan identitas dan daya tarik suatu wilayah. Namun, Kelurahan Padang Temu, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam belum memiliki gapura sebagai tanda pengenal. Untuk itu, mahasiswa KKN-T Institut Agama Islam Pagar Alam (IAIP) bersama karang taruna dan masyarakat setempat berinisiatif membangun gapura. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode partisipatif dengan pendekatan kolaboratif. Kegiatan ini dilakukan melalui tahap perencanaan, dan pelaksanaan. Proses pembangunan berlangsung selama lima hari, melibatkan berbagai pihak dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa gapura yang dibangun tidak hanya menjadi simbol identitas wilayah, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini mempererat hubungan sosial antara warga dan mahasiswa KKN-T serta memberikan pengalaman praktis dalam penerapan ilmu di lapangan. Keberhasilan program ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun fasilitas umum secara gotong royong guna meningkatkan identitas dan daya tarik wilayah.
Copyrights © 2025