Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan mengetahui hasil uji coba dari pengembangan instrumen tes materi ekosistem dan perubahan lingkungan berbasis HOTS dengan bantuan google formulir. Penelitian ini menggunakan model Research and Development tipe formative research (Tesmer 1993). Prosedur penelitian pengembangan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: Self Evaluation, Prototyping dan Field Test. Subjek uji coba produk yaitu 31 siswa kelas X SMAN 4 Blitar. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi angket validasi ahli dan hasil pengerjaan instrumen tes oleh siswa. Hasil penelitian pengembangan menunjukkan bahwa instrumen tersebut layak untuk digunakan karena sudah memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, dan kualitas pengecoh suatu instrumen tes yang baik. Hasil uji coba (field test) diketahui bahwa instrumen tes tersebut sudah berfungsi dengan baik dalam mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa berdasarkan taksonomi bloom (C4, C5, dan C6).
Copyrights © 2025