Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi penerapan Agile Change Management (ACM) sebagai pendekatan humanis dalam transformasi organisasi di era digital, dengan menganalisis pengalaman 15 partisipan dari tiga perusahaan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Temuan mengungkap bahwa keberhasilan ACM - yang mampu meningkatkan kecepatan adaptasi organisasi sebesar 35-60% - sangat bergantung pada penciptaan lingkungan psikologis yang aman untuk bereksperimen, di mana 70% tantangan utama justru bersumber pada faktor manusia seperti resistensi terhadap perubahan dan pola pikir hierarkis. Studi ini menawarkan kerangka ACM berbasis nilai-nilai manusiawi yang menekankan pentingnya pendekatan empatik, sistem reward kolaboratif, dan kepemimpinan melayani (servant leadership), dengan kontribusi utama berupa perspektif baru yang memandang ACM bukan sebagai metodologi teknis semata, melainkan sebagai proses perubahan budaya yang berpusat pada manusia untuk mencapai transformasi organisasi yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2025