Kegoyangan gigi merupakan penyakit pada jaringan periodontal yang dapat mempengaruhi fungsi, estetik dan kenyamanan pada pasien. Hal tersebut dapat diatasi dengan berbagai perawatan salah satunya penggunaan splinting periodontal, suatu jenis perawatan untuk menstabilkan atau mengencangkan gigi- gigi yang goyang akibat penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat bambu apus terhadap kekuatan fleksural splinting periodontal. Penelitian ini merupakan Penelitian eksperimental analitik dengan menggunakan metode true experimental dengan post test only control design. Objek penelitian ini adalah sampel resin komposit flowable dengan jumlah 9 sampel yang dibagi menjadi 3 kelompok. Hasil uji One Way Anova menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan (p<0,05) antara kekuatan resin komposit yang ditambah bahan penguat serat bambu apus dan resin komposit tanpa tambahan serat bambu apus. Uji Kruskal-Wallis menunjukan terdapat pengaruh bermakna (p<0,05) antara kelompok resin komposit tanpa tambahan serat, ditambah serat 1 helai, dan ditambah serat 2 helai. Terdapat pengaruh penambahan bahan penguat serat bambu apus terhadap kekuatan fleksural splinting periodontal resin komposit, dengan kekuatan fleksural paling tinggi dihasilkan pada penambahan 2 helai serat bambu apus.
Copyrights © 2025